Rabu, 03 September 2014

Kejayaan ”Muscle Car” Ford Mustang Masih Panjang

// // Leave a Comment
KompasOtomotif – Ford Mustang masih menjadi salah satu muscle car khas Amerika yang tersukses. Generasi terbaru yang akan muncul pertama kali di Eropa memang sudah bertampang modern, namun hal tersebut tak membuat para penggemar meninggalkannya. Justru jumlah pemesan awal sangat mengejutkan, mencapai hampir 10.000 unit.

Detailnya, lebih dari 9.300 pemesan yang mengincar Mustang sejak registrasi secaraonline dibuka, bertepatan dengan final Liga Champions Eropa. Ford memang menjadi sponsor kompetisi paling bergengsi di Eropa itu, dan memanfaatkan sebagai ajang promo mobil berotot mereka.

Hampir sama seperti sistem pemesanan Yahama R25 di Indonesia, saat itu Ford hanya memberi kesempatan 500 pembeli pertama untuk mendapatkan paket menarik. Setelah wasit meniup peluit pertanda dimulainya babak final antara Atletico Madrid dan Real Madrid, jumlah itu langsung ludes hanya dalam 30 detik!

120 menit
Dan mengejutkan lagi, resgitrasi akhirnya ditutup dengan lebih dari 9.300 pemesan setelah wasit meniup panjang usai 120 menit pertandingan (plus perpanjangan waktu). Antusiasme yang begitu tinggi, padahal mobil baru akan dikirim tahun depan.

”Kami tahu, banyak ketertarikan ketika Ford mengumumkan bakal medatangkan Mustang ke Eropa secara perdana di seluruh dunia. Tapi respons sepanjang final Liga Champions begitu mengejutkan dan tak kami duga sebelumnya,” kata Roelant de Waard, Vice President, Marketing, Sales & Service, Ford Eropa.

Dari 500 pemesan pertama Mustang, ternyata datang dari 20 negara Eropa, 130 di antaranya setir kanan yang berarti akan dikirim ke Inggris.

Convertible fastback
Mustang baru memang menawan, dengan desain convertible fastback. Pilihan mesin ada dua, 305 PS dari mesin 2.300cc 4-silinder Ecoboost, atau mesin 5.000cc, V8, yang memproduksi tenaga sampai 420 PS. Semua unit sudah dilengkapi teknologi global Ford seperi SYNC2 dan lainnya.

Rupanya, pesona muscle car dengan desain kaku khas Amerika masih diburu, bahkan bisa jadi mengalahkan ketertarikan kepada mobil super yang jauh lebih futuristik.

0 komentar:

Poskan Komentar